Logo RSGM
Memuat...
Berita & Informasi

Berita & Informasi

Update terkini tentang kegiatan, informasi kesehatan gigi, dan berita dari RSGM Gusti Hasan Aman

Artikel Lainnya

Menampilkan 5 dari 5 artikel
Jawab Tantangan Kebijakan Kesehatan, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Kinerja Organisasi
Kegiatan

Jawab Tantangan Kebijakan Kesehatan, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Kinerja Organisasi

Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman memperkuat kinerja organisasi dalam menjawab dinamika dan tantangan kebijakan kesehatan nasional melalui pelaksanaan pisah sambut pejabat struktural. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyegaran organisasi yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, yang dirangkaikan dengan penyerahan aset jabatan serta penandatanganan fakta integritas sebagai bentuk penguatan tata kelola organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda menyampaikan apresiasi atas pengabdian pejabat lama yang telah berkontribusi dalam pengembangan pelayanan rumah sakit. “RSGM Gusti Hasan Aman yang usianya masih relatif muda terus berkembang dan kini menjadi salah satu SKPD penghasil. Hal ini tentu membawa konsekuensi meningkatnya tuntutan pelayanan, terlebih dengan dinamika kebijakan terbaru dari Kementerian Kesehatan yang terus berkembang,” ujarnya di Banjarmasin, Rabu (11/2/2026). Ia menegaskan, pergantian pejabat merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus langkah strategis untuk memperkuat kinerja layanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat. “Saya berharap pejabat yang baru dapat segera beradaptasi dan menghadirkan inovasi pelayanan. Kita harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” tegasnya. Mashuda juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi serta kerja sama yang telah terjalin selama ini. “Terima kasih atas pengabdian dan kontribusi Bapak/Ibu dalam memajukan RSGM sehingga semakin dikenal masyarakat. Semoga di tempat tugas yang baru dapat terus memberikan prestasi dan kebermanfaatan. Silaturahmi dan sinergi yang telah terbangun semoga tetap terjaga,” tambahnya. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan serah terima sejumlah jabatan strategis, yakni Citra Dewie Purnamasari dari Plt. Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan kepada Tarwin Patik Mustafa sebagai Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan. Kemudian Efrin Riyadi dari Kepala Bidang Pelayanan kepada drg. Elvera Ayu Pertiwi sebagai Kepala Bidang Pelayanan, serta Ide Raka Siwi dari Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan kepada Zainal Abidin sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan. “Melalui penandatanganan fakta integritas, para pejabat struktural berkomitmen untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tukasnya. MC Kalsel/dam

MEDIA CENTER
23 Oct 2026
Daerah Pendidikan, Pemuda & Olahraga Tata Kelola Pemerintahan & Pelayanan Publik  29 Januari 2026 Tingkatkan Profesionalisme ASN, RSGM Gusti Hasan Aman Ikuti Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa
Kegiatan

Daerah Pendidikan, Pemuda & Olahraga Tata Kelola Pemerintahan & Pelayanan Publik 29 Januari 2026 Tingkatkan Profesionalisme ASN, RSGM Gusti Hasan Aman Ikuti Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa

Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan mengikuti Pelatihan Integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu (28/1/2026) yang lalu. Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan, Senin lalu. Plt. Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, drg. Mashuda, secara langsung mengikuti Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah bagi Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan tata kelola pengadaan yang akuntabel dan berintegritas. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali ASN dengan kompetensi teknis di bidang pengadaan barang dan jasa agar proses pengadaan dapat berjalan secara transparan, profesional, dan taat terhadap peraturan perundang-undangan. Hal tersebut dinilai strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Plt. Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat integritas ASN, khususnya dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa di sektor pelayanan kesehatan. “Pemahaman yang baik terhadap regulasi pengadaan sangat penting untuk memastikan setiap tahapan pengadaan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya saat diwawancarai di Banjarmasin, Kamis (29/1/2026). Ia menambahkan, melalui pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah bagi PA/KPA Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh ASN, khususnya pejabat pengelola anggaran di lingkungan RSGM Gusti Hasan Aman, mampu meningkatkan kompetensi teknis dan profesionalisme kerja. “Hal ini diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat,” tambahnya. Pelatihan Integritas ASN dan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2026 ini diikuti oleh para pejabat PA/KPA dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan diharapkan mampu mencetak ASN yang kompeten, berintegritas, serta bertanggung jawab dalam pengelolaan anggaran pemerintah. MC Kalsel/dam

MEDIA CENTER
23 Oct 2026
RSGM Kalsel, Teguhkan Peran sebagai Pusat Pendidikan dan Rujukan Unggulan Gigi Mulut.
Kegiatan

RSGM Kalsel, Teguhkan Peran sebagai Pusat Pendidikan dan Rujukan Unggulan Gigi Mulut.

Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Kalimantan Selatan, terus memperkuat eksistensinya sebagai rumah sakit pendidikan gigi dan mulut pertama di Indonesia, sekaligus pusat rujukan layanan unggulan kesehatan gigi dan mulut di Kalimantan. Plt Direktur RSGM Kalsel drg, Mashuda, Selasa (27/1) menegaskan, sebagai rumah sakit yang sejak awal berdiri untuk mendukung Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), RSGM Kalsel telah ditetapkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai Rumah Sakit Pendidikan gigi dan mulut pertama di Indonesia, dan menjadikannya tonggak penting dalam pengembangan sumber daya manusia kesehatan gigi dan mulut di Indonesia. Pihaknya tetap berkomitmen mempertahankan dan memperkuat peran strategis tersebut, baik sebagai pusat pendidikan tenaga kesehatan maupun sebagai pusat layanan unggulan gigi dan mulut bagi masyarakat. “RSGM hadir tidak hanya untuk pelayanan, tetapi juga untuk mencetak tenaga kesehatan. Ini sejalan dengan visi dan misi pertama Gubernur Kalimantan Selatan, yakni menjadikan daerah ini sebagai pusat pendidikan kesehatan,” ujarnya. Disampaikan drg. Mashuda, dalam mendukung agenda nasional, RSGM Kalsel turut terlibat dalam kerja sama lintas kementerian melalui MoU Tiga Menteri, yakni Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, serta Kementerian Kesehatan. Kerjasama ini menjadikan RSGM sebagai role model Rumah Sakit Pendidikan Kedokteran Gigi di Indonesia, sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam pemerataan layanan kesehatan hingga ke pelosok. Oleh karena itu, keberadaan RSGM Kalsel dinilai semakin strategis mengingat rasio dokter di Kalimantan Selatan yang masih tergolong rendah, yakni sekitar 1 dokter berbanding 11.000 penduduk, jauh dari standar ideal 1 berbanding 2.000. “Melalui perannya sebagai pusat pendidikan gigi dan mulut, RSGM diharapkan mampu mempercepat peningkatan jumlah dan distribusi tenaga kesehatan gigi dan mulut. Di sisi pelayanan, RSGM Kalsel berperan sebagai pusat layanan unggulan gigi dan mulut, merespons karakteristik geografis Kalimantan Selatan yang didominasi lahan rawa dengan tingkat keasaman air tinggi, sehingga berdampak pada tingginya prevalensi karies gigi di masyarakat,” jelasnya. Lebih lanjut drg. Mashuda menambahkan, dengan layanan unggulan ini, RSGM mendukung peningkatan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan usia harapan hidup. Melalui menggabungkan fungsi pendidikan, pelayanan unggulan, dan pengabdian masyarakat. “RSGM Kalimantan Selatan diharapkan terus eksis dan berkontribusi nyata dalam menurunkan prevalensi karies gigi, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta memperkuat Kalimantan Selatan sebagai pusat pendidikan dan layanan kesehatan gigi dan mulut di kawasan regional,” tutupnya.

ABDI PERSADA
23 Oct 2026
Desk Renja 2026, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Komitmen Layanan Unggulan dan Pendidikan Dokter Gigi
Kegiatan

Desk Renja 2026, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Komitmen Layanan Unggulan dan Pendidikan Dokter Gigi

Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman memaparkan Desk Rencana Kegiatan Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Thamrin, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (27/1/2026). Paparan disampaikan langsung oleh Plt. Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, yang menyampaikan komitmen RSGM dalam mendukung visi dan misi pembangunan kesehatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam paparannya, drg. Mashuda menyampaikan bahwa RSGM Gusti Hasan Aman akan terus mempertahankan perannya sebagai pusat rujukan layanan unggulan gigi dan mulut sekaligus sebagai rumah sakit pendidikan. “Alhamdulillah, hari ini kami dapat menyampaikan posisi dan rencana RSGM ke depan, yakni tetap mempertahankan eksistensi sebagai pusat rujukan layanan unggulan gigi dan mulut serta sebagai pusat pendidikan tenaga kesehatan,” ujarnya. Ia menjelaskan, peran tersebut sejalan dengan program prioritas Gubernur Kalimantan Selatan, khususnya dalam upaya kesehatan masyarakat perorangan dan pemberdayaan pusat pendidikan tenaga kesehatan. RSGM Gusti Hasan Aman juga merupakan rumah sakit gigi dan mulut pertama yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai Rumah Sakit Pendidikan. “Cikal bakal pendirian RSGM adalah untuk mendukung Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam mencetak tenaga kesehatan melalui pendidikan profesi. Hal ini sejalan dengan misi pertama Bapak Gubernur, yakni menjadikan Kalimantan Selatan sebagai pusat pendidikan kesehatan,” jelasnya. Lebih lanjut, drg. Mashuda mengungkapkan bahwa RSGM Gusti Hasan Aman juga telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan tiga kementerian, yakni Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Kementerian Kesehatan. Kerja sama tersebut menempatkan RSGM sebagai role model Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan di Indonesia. Kerja sama lintas kementerian ini juga mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam pemerataan tenaga kesehatan hingga ke daerah pelosok. “Kalimantan Selatan saat ini masih memiliki rasio dokter sekitar 1 banding 11.000, padahal idealnya 1 banding 2.000. Melalui peran pendidikan dan pelayanan RSGM, kami berupaya mendukung percepatan pemerataan tenaga kesehatan,” katanya. Selain sebagai pusat pendidikan, RSGM Gusti Hasan Aman juga berperan sebagai pusat layanan unggulan gigi dan mulut. Hal ini dinilai sangat penting mengingat karakteristik wilayah Kalimantan Selatan yang didominasi daerah rawa dengan tingkat keasaman air yang tinggi, sehingga berdampak pada tingginya prevalensi karies gigi di masyarakat. “Melalui layanan unggulan ini, kami berkomitmen mendukung peningkatan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan usia harapan hidup,” tambahnya. Ia juga menyampaikan bahwa RSGM Gusti Hasan Aman menjadi pusat pendidikan dokter gigi dan dokter gigi spesialis, termasuk kerja sama pendidikan program spesialis dengan Universitas Hasanuddin. Dengan masa pendidikan dokter gigi yang cukup panjang, diharapkan lulusan yang dihasilkan dapat berkontribusi dalam pemerataan layanan kesehatan gigi dan mulut di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan. “Harapan kami, melalui peran pendidikan dan pelayanan ini, RSGM dapat terus eksis dan berkontribusi nyata dalam menurunkan prevalensi karies gigi secara lebih cepat,” tutupnya. Kegiatan Desk Rencana Kegiatan Tahun Anggaran 2026 ini dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Ariadi Noor, bersama Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimant

MEDIA CENTER
23 Oct 2026
RSGM GHA, Tegaskan Komitmen Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Kesehatan
Kegiatan

RSGM GHA, Tegaskan Komitmen Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Kesehatan

RSGM Gusti Hasan Aman, menguatkan Komitmennya, untuk penguatan tata kelola dan pelayanan kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan lima Indikator Kinerja Utama (IKU), meliputi Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), inovasi pelayanan publik, peningkatan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), serta Indeks Pelayanan Publik. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) GHA, drg. Mashuda, menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang profesional, aman, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan RSGM GHA dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat, mutu layanan kesehatan, serta keselamatan pasien sebagai prioritas utama. “Penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas layanan bukan hanya tuntutan regulasi, tetapi juga kebutuhan masyarakat. RSGM GHA berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin responsif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya akhir pekan tadi. Disampaikan drg, Mashuda, berbagai program strategis RSGM GHA turut diselaraskan dengan 10 Janji Gubernur. Diantaranya mendukung Universal Health Coverage (UHC) melalui bantuan jaminan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu dan tokoh agama, serta berkontribusi dalam penurunan angka stunting melalui edukasi dan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut secara promotif, preventif, hingga kuratif.“RSGM GHA juga berperan aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan kesehatan, dengan menyediakan dukungan sarana dan wahana praktik bagi mahasiswa kedokteran gigi (coass), sekaligus mendorong Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai bagian dari upaya preventif di bidang kesehatan,” jelasnya. Lebih lanjut drg. Mashuda menambahkan, memasuki tahun 2026, RSGM GHA memfokuskan pelaksanaan kegiatan pada program prioritas dengan pagu anggaran terbesar, seperti kerja sama melalui MOU, Promosi Kesehatan (Promkes), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), serta Bakti Sosial, yang disusun selaras dengan arah kebijakan dan kebutuhan masyarakat. “Melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan kinerja internal, RSGM GHA optimistis dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, demi mendukung peningkatan kesehatan masyarakat secara menyeluruh

ABDI PERSADA
23 Oct 2026

Kategori

11 kategori