Alasan Penolakan Informasi
Daftar informasi publik yang tidak dapat dipenuhi beserta alasan, konsekuensi perlindungan, dan dasar hukum resmi sesuai ketentuan perundang-undangan keterbukaan informasi publik.
| No | Informasi yang Ditolak | Alasan Penolakan | Dasar Hukum |
|---|---|---|---|
| 1 |
Berkas Rekam Medis Pasien (Fisik maupun Elektronik/RME) |
Merupakan rahasia kedokteran dan data pribadi pasien yang wajib dilindungi kerahasiaannya serta hanya dapat dibuka atas persetujuan pasien atau perintah pengadilan/hukum. |
Pasal 17 huruf g dan h UU No. 14 Tahun 2008 (UU KIP); UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan; Permenkes No. 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. |
| 2 |
Data Riwayat Kesehatan, Tindakan Gigi, dan Resep Obat Pasien Tertentu |
Termasuk kategori data pribadi spesifik dan rekam riwayat kesehatan individu yang jika dibuka dapat melanggar privasi serta mencemarkan nama baik pasien. |
Pasal 17 huruf h UU No. 14 Tahun 2008; Pasal 4 ayat (2) UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). |
| 3 |
Dokumen Hasil Audit Mutu Klinis, Komite Medik, dan Investigasi Insiden Keselamatan Pasien (IKP) |
Merupakan dokumen evaluasi internal medis yang bersifat rahasia untuk peningkatan mutu klinis serta perlindungan proses telaah profesi. |
Pasal 17 huruf g dan h UU No. 14 Tahun 2008; UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. |
| 4 |
Dokumen Uji Klinis / Kerja Sama Pengembangan Bahan Kedokteran Gigi (Formula/Paten) |
Mengandung rahasia dagang, kekayaan intelektual, dan kesepakatan kerahasiaan (Non-Disclosure Agreement) antara RSGM dengan mitra pihak ketiga. |
Pasal 17 huruf b UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik; UU No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang. |
| 5 |
Rencana Anggaran Biaya (RAB) / HPS Pengadaan Alat Kesehatan Gigi Sebelum Diumumkan |
Membuka rincian HPS/RAB pada proses pemilihan penyedia yang sedang berjalan dapat mencederai persaingan usaha yang sehat dan akuntabilitas pengadaan. |
Pasal 17 huruf b dan e UU No. 14 Tahun 2008; Perpres No. 16 Tahun 2018 jo. Perpres No. 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. |
| 6 |
Catatan Pribadi Pegawai / Penilaian Kinerja Individu Nakes dan Staf RSGM |
Termasuk data riwayat kepegawaian pribadi yang bersifat konfidensial dan bukan konsumsi publik. |
Pasal 17 huruf h angka 1 dan angka 4 UU No. 14 Tahun 2008; UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. |
| 7 |
Hasil Pemeriksaan / Laporan Audit Investigatif Internal Inspektorat yang Belum Selesai |
Merupakan dokumen pengawasan internal yang masih dalam proses audit atau berpotensi menghambat penegakan hukum/tindakan administratif. |
Pasal 17 huruf a dan i UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. |
| 8 |
Data Finansial Pribadi Dokter/Pegawai (Rincian Jasa Pelayanan/Remunerasi Individu, Nomor Rekening) |
Merupakan data pribadi dan rahasia perbankan/keuangan perseorangan yang dilarang dibuka tanpa izin pemilik data. |
Pasal 17 huruf h UU No. 14 Tahun 2008; UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. |
| 9 |
Kredensialing dan Dokumen Evaluasi Kelayakan Etik/Disiplin Tenaga Medis Tertentu |
Merupakan dokumen penegakan disiplin profesi dan etik medik internal yang jika diungkapkan tanpa izin dapat merugikan reputasi nakes yang bersangkutan secara sepihak. |
Pasal 17 huruf h angka 3 UU No. 14 Tahun 2008; UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. |
| 10 |
Buku Log Klinikal, Borang Penilaian Prestasi, dan Rekod Bimbingan Pelajar Ko-asisten (Doktor Gigi Muda) / Pelajar Kepakaran |
Merupakan rekod penilaian akademik dalaman dan data peribadi pelajar yang berpotensi mendedahkan identiti kes pesakit yang dirawat tanpa persetujuan. |
Fasal 17 huruf g dan h UU No. 14 Tahun 2008 (UU KIP); UU No. 27 Tahun 2022 mengenai Perlindungan Data Peribadi (UU PDP). |
| 11 |
Imej Radiologi Pergigian (Foto Panoramik, CBCT 3D, Periapikal) dan Gambar Klinikal Intraoral/Ekstraoral Pesakit |
Merupakan sebahagian daripada rekod perubatan sokongan diagnostik yang mengandungi data biometrik serta maklumat kesihatan sulit pesakit. |
Fasal 17 huruf h UU No. 14 Tahun 2008; Permenkes No. 24 Tahun 2022 berkenaan Rekod Perubatan; UU No. 17 Tahun 2023 berkenaan Kesihatan. |
| 12 |
Dokumen Ujian Kebolehlaksanaan Keselamatan Sinaran Sinar-X (Ujian Kebocoran/Ujian Pematuhan BAPETEN) yang Masih Dalam Proses Pembaikan/Verifikasi |
Mengandungi butiran teknikal sistem keselamatan infrastruktur hospital dan radiasi yang belum selesai disahkan, di mana pendedahannya secara tidak tepat boleh mencetuskan salah faham awam sebelum proses rasmi selesai. |
Fasal 17 huruf a dan c UU No. 14 Tahun 2008; Peraturan BAPETEN mengenai Keselamatan Sinaran dalam Penggunaan Peralatan Radiologi Diagnostik dan Intervensional. |
| 13 |
Data Stok, Formula Bancuhan Khas, dan Pengurusan Ubat Narkotik/Psikotropik Farmasi Hospital |
Mengandungi maklumat kawalan bahan terkawal yang bersifat sensitif untuk keselamatan kemudahan kesihatan serta mengelakkan risiko penyelewengan bahan berbahaya. |
Fasal 17 huruf c dan d UU No. 14 Tahun 2008; UU No. 35 Tahun 2009 mengenai Narkotik; UU No. 17 Tahun 2023 mengenai Kesihatan. |
| 14 |
Kandungan Aduan Pesakit Tertentu Semasa Proses Pengantaraan (Mediasi) Dalaman yang Belum Selesai |
Kandungan Aduan Pesakit Tertentu Semasa Proses Pengantaraan (Mediasi) Dalaman yang Belum Selesai |
Fasal 17 huruf a dan h UU No. 14 Tahun 2008 mengenai Keterbukaan Maklumat Awam; Peraturan Kemenkes mengenai Pengantaraan Sengketa Perubatan. |
| 15 |
Pelan Susun Atur Rangkaian Komputer, Arkitektur Keselamatan Pelayan Sistem Maklumat Pengurusan Hospital (SIMRS), dan Kata Laluan/Kunci Akses Sistem |
Membuka seni bina keselamatan teknologi maklumat hospital boleh mendedahkan infrastruktur digital kepada risiko serangan siber, pencerobohan data rekam medik elektronik, dan sabotaj sistem operasi. |
Fasal 17 huruf c UU No. 14 Tahun 2008; UU No. 1 Tahun 2024 (Pindaan Kedua UU ITE); Peraturan BSSN mengenai Keselamatan Maklumat. |
| 16 |
Permohonan Informasi ditolak |
Informasi yang dimohon termasuk dalam kategori informasi yang dikecualikan atau rahasia yang tidak dapat dipenuhi sesuai ketentuan perundang-undangan |
UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 35 ayat (1) huruf a jo. Pasal 17 |
| 17 |
Informasi berkala tidak disediakan |
Informasi publik yang wajib diumumkan secara berkala belum tersedia atau tidak disediakan oleh Badan Publik |
UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 35 ayat (1) huruf b jo. Pasal 9 |
| 18 |
Permohonan informasi tidak ditanggapi |
Permohonan informasi publik yang diajukan tidak mendapatkan tanggapan tertulis atau respon resmi dari PPID |
UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 35 ayat (1) huruf c |
| 19 |
Permohonan informasi ditanggapi tidak sebagaimana yang diminta |
Tanggapan atau jawaban yang diberikan oleh PPID tidak sesuai dengan maksud, substansi, atau format informasi yang dimohonkan |
UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 35 ayat (1) huruf d |
| 20 |
Permohonan informasi tidak dipenuhi |
Informasi publik yang dimohonkan tidak dapat dipenuhi baik sebagian maupun seluruhnya oleh Badan Publik |
UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 35 ayat (1) huruf e |
| 21 |
Biaya yang dikenakan tidak wajar |
Pengenaan biaya penggandaan atau pengiriman informasi dinilai melampaui ketentuan wajar yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan |
UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 35 ayat (1) huruf f |
| 22 |
Penyampaian informasi melebihi waktu yang diatur dalam UU |
Penyampaian informasi melampaui tenggat waktu 10 (sepuluh) hari kerja ditambah perpanjangan 7 (tujuh) hari kerja sebagaimana diatur undang-undang |
UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 35 ayat (1) huruf g jo. Pasal 22 |